lenterakeadilan.com
Semarang – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan putra-putri terbaik Jawa Tengah. Kallita Mudita Devi, alumni SMA Negeri 10 Semarang tahun 2026, resmi dipercaya mewakili Jawa Tengah dalam ajang Putera Puteri Pendidikan Indonesia 2026.
Bersama para delegasi terbaik dari berbagai provinsi di Indonesia, Kallita akan mengikuti rangkaian karantina nasional yang berlangsung pada 18–20 Juni 2026 di Hotel Mercure Batavia, Jakarta Barat, sebelum tampil pada malam Grand Final yang digelar 21 Juni 2026 di RRI Jakarta.
Kepercayaan yang diberikan kepada Kallita bukan tanpa alasan. Selain dikenal sebagai sosok muda yang aktif dalam berbagai kegiatan sosial, ia juga memiliki komitmen kuat dalam mendorong perubahan positif di kalangan generasi muda melalui program advokasi yang diusungnya, yaitu TERASA (Tepa Rasa Santun Beretika).
Melalui advokasi tersebut, Kallita mengajak generasi muda Indonesia untuk kembali menghidupkan nilai-nilai luhur bangsa yang mulai tergerus oleh perkembangan zaman. TERASA hadir sebagai gerakan yang menanamkan pentingnya empati, tenggang rasa, toleransi, serta perilaku santun dan beretika dalam kehidupan sehari-hari.
“Generasi muda memiliki peran penting dalam membangun masa depan bangsa. Melalui TERASA, saya ingin mengajak teman-teman sebaya untuk kembali menumbuhkan kepedulian terhadap sesama, menghormati perbedaan, dan menjadikan etika sebagai bagian dari karakter diri,” ujar Kallita.
Perjalanan Kallita menuju panggung nasional juga mendapat dukungan penuh dari berbagai pihak. Ia dipilih secara hand pick oleh jajaran Official Putera Puteri Jawa Tengah, yaitu Kak Sahda Salsabila selaku founder, bersama Kak Lie dan Kak Baz Wijaya yang melihat potensi besar dalam diri Kallita sebagai representasi generasi muda Jawa Tengah yang inspiratif.
Dalam proses persiapan menuju kompetisi nasional, Kallita didampingi oleh tim yang terdiri dari Vici Bhuwana, Kak Ade, dan Kak Maldyni, Awan Darmawan. Mereka berperan dalam mempersiapkan berbagai aspek yang diperlukan, mulai dari penguatan karakter, Persiapan photoshoot, keperluan karantina, public speaking, hingga pengembangan program advokasi.
Sementara itu, selama masa karantina nasional, Kallita akan mendapatkan pendampingan dari Habib Farhan yang menjadi bagian dari tim pendukung selama rangkaian kegiatan berlangsung.
Dengan semangat, dedikasi, dan misi sosial yang dibawanya, Kallita Mudita Devi diharapkan mampu memberikan penampilan terbaik sekaligus mengharumkan nama Jawa Tengah di tingkat nasional.
Kehadirannya bukan hanya sebagai peserta kompetisi, tetapi juga sebagai duta muda yang membawa pesan penting tentang empati, kesantunan, dan toleransi bagi generasi Indonesia masa depan.
Reporter:Oki
Editor:Bas







