lenterakeadilannews.com
5 Juli 2026
Gelombang keprihatinan masyarakat terhadap maraknya berbagai bentuk kejahatan terorganisir terus menguat. Praktik pertambangan ilegal, penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis solar, serta peredaran gelap narkotika dinilai telah menimbulkan dampak serius terhadap perekonomian negara, kelestarian lingkungan, ketertiban umum, dan keamanan masyarakat.
Berbagai kalangan masyarakat berharap pemerintah bersama aparat penegak hukum semakin memperkuat langkah-langkah pemberantasan terhadap kejahatan-kejahatan tersebut secara tegas, profesional, transparan, dan berkeadilan. Penegakan hukum dinilai harus menyentuh seluruh pihak yang terbukti terlibat tanpa membedakan latar belakang, jabatan, maupun kedudukan.
Harapan tersebut juga ditujukan kepada Panglima TNI, Jenderal TNI Agus Subiyanto, dan Kapolri, Jenderal Polri Listyo Sigit Prabowo, agar terus memperkuat pengawasan internal serta memastikan setiap anggota yang terbukti melakukan pelanggaran atau terlibat dalam tindak pidana diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Masyarakat menilai sinergi antara TNI, Polri, kementerian, lembaga terkait, dan aparat penegak hukum lainnya merupakan faktor penting dalam mempersempit ruang gerak jaringan kejahatan terorganisir. Koordinasi yang efektif di seluruh wilayah Indonesia diharapkan mampu meningkatkan keberhasilan penindakan sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap penegakan hukum.
Selain penindakan terhadap pelaku, pengawasan internal juga diharapkan berjalan secara konsisten dan berjenjang. Setiap laporan masyarakat maupun temuan dugaan pelanggaran perlu ditindaklanjuti secara profesional berdasarkan alat bukti yang sah, sehingga proses hukum berlangsung objektif, transparan, dan akuntabel.
Masyarakat juga berharap tidak ada lagi ruang bagi praktik pembiaran terhadap pelanggaran hukum. Setiap dugaan tindak pidana hendaknya diperiksa secara menyeluruh, sementara setiap pihak yang terbukti bersalah diproses sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku, tanpa perlakuan istimewa dan dengan tetap menghormati asas praduga tak bersalah serta hak-hak setiap orang dalam proses hukum.
Sebagai institusi yang mengemban tanggung jawab menjaga pertahanan, keamanan, dan ketertiban masyarakat, TNI dan Polri diharapkan terus menjadi teladan dalam integritas, profesionalisme, dan kepatuhan terhadap hukum. Penegakan hukum yang konsisten dan tidak pandang bulu diyakini menjadi salah satu kunci dalam memperkuat kepercayaan publik serta mewujudkan Indonesia yang aman, tertib, dan berkeadilan.
Red







