Beranda / Nasional / 16 Bhikkhu dan Samanera Tiba di Semarang, Perjalanan Spiritual ‘Walk for Peace’ Dikawal Hingga Lanjut ke Candi Sewu”

16 Bhikkhu dan Samanera Tiba di Semarang, Perjalanan Spiritual ‘Walk for Peace’ Dikawal Hingga Lanjut ke Candi Sewu”

 

lenterakeadilannews.com

Semarang — Suasana khidmat dan penuh kedamaian menyelimuti kawasan Vihara Mahabodhi, Minggu (24/5/2026) sore. Sebanyak 16 Bhikkhu dan Samanera tiba di vihara tersebut dalam rangka perjalanan spiritual bertajuk Walk for Peace yang menempuh perjalanan lintas daerah sebagai simbol perdamaian, ketenangan batin, dan persaudaraan antarumat.

Kegiatan yang berlangsung sekitar pukul 17.30 WIB itu turut didampingi sekitar 30 relawan dan tim medis yang memastikan seluruh rangkaian perjalanan berjalan aman dan lancar. Kedatangan para Bhikkhu dan Samanera disambut langsung Ketua Vihara Mahabodhi Semarang, Andi Febriyanto, beserta umat Buddha yang telah menunggu di lokasi.

Rombongan Walk for Peace terdiri dari sejumlah tokoh Bhikkhu dari berbagai daerah di Indonesia, di antaranya YM. Bhikkhu Nyanakaruno Mahathera dari Boyolali, YM. Bhikkhu Aggacitto Thera dari Sumatera Utara, hingga YM. Bhikkhu Thanapanno dari Vihara Mahabodhi Semarang.

Setelah tiba di lokasi, para Bhikkhu dan Samanera langsung memasuki area vihara untuk beristirahat sebelum melanjutkan perjalanan spiritual menuju kawasan Candi Sewu, Klaten, pada Senin pagi (25/5/2026).

Dalam kegiatan tersebut, pengamanan dan pengawalan dilakukan oleh jajaran Satlantas Polrestabes Semarang guna memastikan perjalanan rombongan berlangsung aman dan tertib, terutama saat memasuki wilayah Kota Semarang.

Kapolsek Semarang Tengah Kompol Sugito, S.H., M.H. menyampaikan bahwa kehadiran Polri dalam kegiatan keagamaan merupakan bentuk pelayanan dan komitmen menjaga keamanan seluruh elemen masyarakat tanpa membedakan latar belakang agama maupun budaya.

“Polri hadir untuk memastikan seluruh kegiatan masyarakat, termasuk kegiatan keagamaan dan perjalanan spiritual seperti Walk for Peace ini, dapat berjalan aman, nyaman, dan kondusif. Kami juga mengapresiasi semangat perdamaian dan nilai toleransi yang dibawa para Bhikkhu dan Samanera,” ujar Kompol Sugito.

Ia menambahkan bahwa kegiatan tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat nilai kerukunan dan harmoni sosial di tengah masyarakat Kota Semarang yang majemuk.

“Semangat damai dan kebersamaan seperti ini sangat positif untuk menjaga persatuan serta mempererat toleransi antarumat beragama di Kota Semarang,” tambahnya.

Reporter : Oki

Editor: Bas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *