Beranda / Nasional / DPR RI tetapkan 15 Desember 2026 batas penyelesaian RUU Perampasan Aset Koruptor  titik terang yang dinanti segenap bangsa!

DPR RI tetapkan 15 Desember 2026 batas penyelesaian RUU Perampasan Aset Koruptor  titik terang yang dinanti segenap bangsa!

 

lentera keadilan news.com

Akhirnya suara rakyat bergema menjadi keputusan resmi! DPR RI menetapkan tanggal 15 Desember 2026 sebagai batas waktu mutlak penyelesaian sekaligus pengesahan RUU Perampasan Aset Koruptor. Langkah bersejarah ini diputuskan dalam Rapat Paripurna, Kamis (27/8), menyusul gelombang aspirasi luas yang mengalir dari seluruh penjuru negeri disaksikan langsung oleh Supriyono atau yang dikenal luas sebagai Mas Botok, bersama rombongan penuh tekad dari Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB).

“Pada 15 Desember nanti saya akan datang kembali bersama rakyat yang jumlahnya jauh lebih banyak. Seminggu sebelumnya kami sudah membuka posko persis seperti saat ini  lalu kami datang menagih janji itu sampai benar‑benar tuntas!” tegas Mas Botok dengan keteguhan hati yang membara namun tetap tenang, penuh martabat dan kendali diri.

Menyambut langkah penting ini, Wisnu alias Roger, wartawan yang senantiasa berdiri di garis terdepan vokal, kritis, dan tak pernah lelah menyuarakan kebenaran demi keadilan bersama menyampaikan apresiasi setinggi‑tingginya sekaligus seruan yang lurus, tajam, dan tak dapat ditawar:

“Ketekunan, kerendahan hati, serta keberanian Mas Botok dan seluruh sahabat‑sahabat kita sungguh menjadi teladan nyata bagi kita semua. Beliau berjanji akan kembali  dan saya tegaskan: semoga seluruh anggota DPR RI benar‑benar merenungkan, mengingat, serta menjadikan amanah dan harapan rakyat ini sebagai hal yang paling utama, yang takkan pernah diabaikan ataupun dilupakan!”

Wisnu juga menegaskan tuntutan luhur yang harus melekat sepenuhnya ke dalam pasal‑pasal undang‑undang tersebut: “RUU ini wajib dilengkapi aturan yang setegas‑tegasnya! Pengembalian kerugian negara mutlak dikejar sampai ke ujung dunia, dan hukuman setimpal tanpa belas kasihan bagi siapa saja yang merampok harta dan masa depan bangsa. Kalian semua sedang membuktikan: berjuanglah dengan damai, tertib, bermartabat, tanpa sedikit pun menimbulkan kerusakan atau kekacauan  sebab itulah yang menjadikan kalian pahlawan sejati yang kelak namanya terukir abadi dalam sejarah keadilan kita!”

“Kalian berdiri tegak melawan musuh terbesar kemajuan negeri ini sesama anak bangsa yang berkhianat, mencuri harta bersama, merampas masa‑depan anak cucu, serta menggerogoti kesejahteraan seluruh rakyat Indonesia!” tambahnya tegas.

Di kesempatan yang sama, Wisnu juga menyampaikan pertanyaan terbuka, jujur, namun tetap penuh rasa hormat kepada Ibu Dr. (H.C.) Puan Maharani, Ketua DPR RI: “Mas Botok beserta rombongan justru hadir memenuhi undangan Ibu namun sungguh disayangkan, saat rakyat sudah datang dan menanti dengan penuh kesabaran, Ibu tidak menemui kami semua. Mengapa demikian? Jika benar‑benar memegang amanah mewakili rakyat, maka menyambut, mendengarkan, bersua muka, dan merespons harapan rakyat adalah kewajiban yang paling utama. Semoga kelak, terutama menjelang dan pada tanggal 15 Desember nanti, Ibu benar‑benar hadir menyambut kita semua  karena pemimpin sejati takkan pernah lari dari hadapan rakyat yang dipercayainya!”

Sebaliknya, penghargaan tulus dan terima kasih sebesar‑besarnya disampaikan kepada Bapak Achmad Hatam serta Bapak Lodewijk Frederik Paulus da Costa (Bang Dasco), beserta seluruh anggota DPR RI yang hadir, turun tangan, dan menyambut langsung rombongan rakyat: “Kalian adalah bukti nyata adanya wakil rakyat yang benar‑benar hadir, mendengar, memahami penderitaan, serta berjuang tanpa ragu demi kepentingan umum bukan sekadar berbicara di balik pintu tertutup, melainkan hadir bersua muka, menyapa, dan menghargai siapa pun rakyatnya!”

Menutup semangat perjuangan ini, tercurah harapan sekaligus doa tulus dari lubuk hati terdalam: “Semoga kita semua senantiasa dikaruniai kesehatan yang sempurna, kekuatan yang tak pernah pudar, rezeki yang berlimpah, dan kebahagiaan keluarga yang abadi. Semoga kemakmuran serta keadilan sesungguhnya terwujud nyata di seluruh penjuru negeri saat kita bersama‑sama membasmi, menghapuskan dari bumi pertiwi para penjajah masa kini: para koruptor, pengkhianat amanah yang menguras kekayaan dan masa depan kita! Inilah perjuangan paling mulia  dengan akal budi, kesabaran, ketegasan, dan ketulusan hati tanpa pamrih apa pun. Semoga Yang Maha Penguasa senantiasa melindungi, memberkati, serta mengabulkan cita‑cita luhur kita semua. Aamiin Ya Rabbal ‘Alamin.”

Janji sudah dicatat, waktu sudah terpaku: 15 Desember 2026 ditepati tepat waktu, dijalankan tanpa berbelit‑belit, demi keadilan, kemakmuran, dan kesejahteraan seluruh rakyat Indonesia yang adil seadil‑adilnya!

Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *